ABSTRAK Demokrasi modern, Demokrasi desa, Kedaulatan rakyat Musyawarah, Sistem Perwakilan, Individualisme, Kolektivisme, Federasi. (E). Wajah demokrasi Indonesia tercoreng, “dilucuti”, direkayasa, dan dimanipulasi. Kenyataan ini menggetarkan nurani pada sebuah pertanyaan. Mengapa bangsa yang terbentuk dari figur-figur demokrat justru lepas dari kendali demokrasi? Dengan bercermin pada Hatta sebagai “Kompas” berdemokrasi saya ingin mengatakan bahwa, di tengah era kegelisahan dan keresahan, pemikiran demokrasi Hatta masih sangat relevan untuk kita. Hatta telah menjadi “Kompas” bagaimana cara berdemokrasi dan peranan rakyat dalam berdemokrasi. (F). Daftar Acuan: 13 (1953-2008) (G). Prof. Dr. Franz Magnis Suseno. ...